SIP-DIGITAL : Interactive Literature Project is a digital literacy journal and platform focusing on interactive literature, creative writing, and Project-Based Learning (PjBL) innovation. The journal provides an academic and creative space for students, educators, researchers, and practitioners to develop literary works, literacy culture, and learning media in the digital era. All articles are published as open access without submission, processing, or publication fees.

 
 
 

Journal Description

Journal title:  SIP-DIGITAL : Sastra Interaktif Project
Initial:  SIP-DIGITAL 
Frequency:  
DOI:  
Online ISSN:  
Editor-in-Chief:  Aditya Ansor Alsunah, S.Pd., Gr.
Managing Editor:  
Publisher:  Coretan Pena Publishing

SIP-DIGITAL : Sastra Interaktif Project merupakan jurnal ilmiah dan platform literasi digital yang berfokus pada pengembangan sastra interaktif, kreativitas menulis, serta inovasi pembelajaran berbasis teknologi di era digital. Jurnal ini hadir sebagai ruang akademik dan kreatif bagi siswa, mahasiswa, pendidik, peneliti, serta praktisi untuk mengeksplorasi karya sastra, budaya literasi, dan media pembelajaran interaktif secara kolaboratif dan inovatif.

Dengan mengintegrasikan pendekatan Project-Based Learning (PjBL), SIP-DIGITAL mentransformasi proses pembelajaran sastra menjadi lebih aktif, reflektif, dan produktif. Platform ini tidak hanya menjadi media publikasi karya ilmiah dan sastra, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan literasi digital.

SIP-DIGITAL mempublikasikan artikel penelitian, kajian konseptual, pengembangan media pembelajaran, serta karya ilmiah yang berkaitan dengan sastra digital, bahasa, budaya, humaniora digital, dan media interaktif. Seluruh artikel dipublikasikan secara open access dan dapat diakses secara bebas tanpa biaya submission, processing, maupun publication fee.

“Menulis adalah cara terbaik untuk melipat jarak antara imajinasi dan realitas; melalui sastra, kita membiarkan pikiran tetap hidup meski raga telah sunyi dalam waktu.”
— Aditya Ansor Alsunah