Kode Etik Berkarya
SIP-DIGITAL: Sastra Interaktif Project berkomitmen menjaga integritas kreatif, orisinalitas karya, dan etika digital dalam setiap proses publikasi sastra. Seluruh kreator dan penulis diwajibkan menjunjung tinggi nilai keaslian karya, kejujuran kreatif, serta tanggung jawab etis dalam pemanfaatan media digital sebagai ruang bersastra.
1. Orisinalitas dan Autentisitas Karya
-
Keaslian Naskah: Karya (puisi, prosa, esai, atau kritik sastra) yang dikirimkan harus merupakan karya asli penulis dan belum pernah dipublikasikan di platform digital lain atau media cetak resmi.
-
Atribusi Sumber: Penulis wajib memastikan bahwa seluruh kutipan, inspirasi spesifik, ilustrasi, media pendukung, atau ide interaktif yang diadopsi dari pihak lain dicantumkan sumbernya secara jelas dan benar.
-
Proses Autentik: Setiap karya yang dipublikasikan harus mencerminkan proses kreatif, kedalaman imajinasi, dan perenungan intelektual yang autentik dari penulis.
2. Kebijakan Anti-Plagiasi dan Penyalahgunaan Karya
-
Pengawasan Ketat: SIP-DIGITAL menerapkan kebijakan anti-plagiasi secara ketat terhadap seluruh karya yang masuk demi menjaga marwah literasi digital.
-
Proses Kurasi: Setiap karya akan melalui tahap kurasi dan pemeriksaan keaslian oleh tim redaksi sebelum dinyatakan layak tayang di platform.
-
Bentuk Pelanggaran: Tindakan yang dilarang keras meliputi:
-
Menyalin atau menggubah karya sastra milik orang lain tanpa mencantumkan sumber/kreator aslinya.
-
Mengaku-ngaku ide, bait, atau struktur narasi spesifik milik orang lain sebagai karyanya sendiri.
-
Self-plagiarism (menerbitkan satu karya yang persis sama di beberapa platform digital sekaligus).
-
Menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) secara tidak etis (generasi teks penuh tanpa proses kreatif/pembelajaran mandiri yang substansial).
-
-
Sanksi: Karya yang terbukti mengandung plagiasi atau pelanggaran hak cipta akan langsung ditolak atau diturunkan (take down) dari platform SIP-DIGITAL.
3. Etika Berestetika Digital
Sebagai ruang sastra digital yang interaktif, SIP-DIGITAL menekankan pentingnya etika berekspresi di ruang siber. Penulis diharapkan:
-
Bahasa dan Budaya: Menggunakan estetika bahasa yang santun, edukatif, dan menghargai keberagaman budaya serta kemanusiaan.
-
Konten Positif: Tidak mempublikasikan karya yang mengandung ujaran kebencian (SARA), diskriminasi, pornografi, kekerasan verbal yang berlebihan, atau perundungan.
-
Hormat Hak Kekayaan Intelektual: Menghormati hak moral dan hak cipta multimedia (gambar, musik, atau video) yang diintegrasikan ke dalam proyek sastra digital.
-
Ruang Reflektif: Menjadikan media digital sebagai ruang kreatif yang membangun literasi, menumbuhkan empati, dan menyebarkan nilai-nilai kebajikan.
4. Tanggung Jawab Penulis dan Kreator
-
Penulis bertanggung jawab penuh atas seluruh isi karya, keaslian gagasan, serta kepatuhan terhadap etika digital yang berlaku.
-
Penulis bersedia berinteraksi secara sehat dan edukatif dalam kolom diskusi interaktif yang disediakan di platform.
Visi Kebudayaan SIP-DIGITAL: SIP-DIGITAL percaya bahwa sastra digital bukan sekadar ruang ekspresi visual yang instan, melainkan sebuah ruang peradaban baru yang membangun kesadaran, kreativitas mendalam, dan nilai kemanusiaan di era digital.